| Meaning of Logo / Arti Logo |
|
|
|
|
Meaning of
the Conference Logo
Both of these cultural objects are typical music
instruments of Papua and are traditionally played at every important cultural
occasion.
The red color is attributed to the power of culture
and arts in the development of Papua, which is supported by the local
communities Filosofi Logo Konferensi Perahu layar secara keseluruhan dimaknai sebagai sebuah tanggungjawab dan keterpanggilan untuk terus menggali, membina, mengembangkan dan melindungi potensi seni budaya Papua sebagai bagian dari kekayaan Indonesia ditengah-tengah perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Tehnologi yang menglobal dengan berbagai pengaruh nilai-nilai baru, agar potensi seni budaya Papua sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia terus terpelihara dan lestari. Tifa (alat music tradsiional yang setiap saat ditabuh dalam seluruh aktifitas kebudayaan masyarakat adat di kawasan budaya Melanesia di Indonesia). Garamut ( ada dalam kebudayaan masyarakat adat di kawasan pasifik selatan) klambut (ada dalam kebudayaan masyarakat adat di wilayah budaya Tabi di Provinsi Papua- Indonesia). Kedua benda budaya ini adalah alat music khas yang selalu ada dan melekat dalam seluruh aktivitas kebudayaan khusus di Papua dan merupakan potensi dan kekayaan dari kebudayaan Indonesia. Warna logo yang didominasi warna biru member makna kesempurnaan, ketenangan, kemauan yang teguh dan kokoh untuk terus membina, kebudayaan Indonesia. Warna merah memberi arti akan sebuah kekuatan, dan cita-cita dalam pengembangan potensi seni budaya Papua yang didukung dengan kreatifitas masyarakat pendukung kebudayaan itu. Kesimpulannya adalah : Bahwa dengan semangat yang didukung dengan keteguhan hati dan tanggungjawab seluruh komponen, Kebudayaan Papua yang merupakan bagian dari kekayaan budaya Indonesia terus digali, dibina, dikembangkan dan dilindungi agar terpelihara dan lestari. |
| < Prev | Next > |
|---|
The Committee / Susunan Panitia
Term of Reference / Kerangka Acuan
CV of Speaker / Data Diri Pembicara